Connect with us

Memaknai Nilai Kerukukunan Bertoleransi Terhadap Tetangga

Agama

Memaknai Nilai Kerukukunan Bertoleransi Terhadap Tetangga

Hidup damai merupakan sebuah anugrah yang tak dapat dinilai oleh angka. Namun dapat dirasakan sebuah kenyamana serta keaman sekitar kita.tak perlu mengelak bahwa hidup rukun serta damai merupakan kewajiban yang harus dilakukan terlaksana dalam kehidupan. Dalam Al Quran disebutkan bahwa:

“Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu bapak, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahaya-mu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri”. [An-Nisaa/4 : 36]

Ayat di atas menyebutkan bahwa ada yang mempunyai bunyi berbuat baik kepada tetangga maka itu merupakan sebuah perintah unuk menyenangkan tetangga serta hidup rukun bersama tetangga. Dengan tidak memandang ras suku agama serta perbedaan yang ada walaupun pemikirannya berbeda namun itu juga termasuk tetangga yang harus saling menghormatinya.

Nilai yang tercipta dalam hidup rukun adalah toleransi antar sesama dalam masyarakat yang beragam. Kita hidup dalam masyarakat yang beragam. Di dalam kehidupan kita sehari-hari kita berjumpa dan bergaul dengan orang lain yang berbeda karakter, berbeda suku, agama, dan adat istiadat.

Tetapi dalam keberagaman ini kita dituntut untuk berkembang menjadi pribadi-pribadi yang berkarakter, kreatif dan mandiri. Pribadi yang mampu beradaptasi dengan perbedaan yang ada, tidak egois, toleran, menjunjung tingi norma dan nilai, serta mampu menjalin kerjasama dengan orang lain. Pribadi yang memiliki andil untuk menjadikan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang rukun bersatu, bermartabat, dan bangsa yang maju, yang tidak tertinggal dengan bangsa-bangsa lain.

Dalam hidup rukun mampu menjalin sebuah komunikasi yang lebih baik. Kunci dalam komunikasi di masyarakat tentu saja  tetangga, komunikasi dengan tetangga  yang lebih baik. Hal ini akan membuat tetangga akan terasa menyenangkan serta tersmasuk mempererat tali silaturahmi persatuan anda dengan tetangga. Karena hubungan yang baik, tentu saja akan meminimalisir terjadi perselisihan dan perdebatan satu sama lainnya.

Nilai-nilai yang tercipta dalam hidup rukun adalah:

  • Kebersamaan

Sikap gotong-royong merupakan sebuah contoh nilai kebersamaan yang berhasil diterapakan dalam bertetangga

  • Persatuan dan kesatuan dalam bertetannga

Bermusyawarah ketika ingin melaksanan sebuah kegiatan atau menyelesaikan sebuah permasalahan itu juga termasuk dalam toleransi

  • Kekuatan kelompok

Kekuatan kelompok sama halnya dengan kebersamaan yang mengacu dalam gotong royong namun juga dapat sebagai pengayom untuk kedamaian masyarakat

  • Menanamkan sila Pancasila

Hidup rukun juga merupakan sebuah perwujudan dari nilai Pancasila sila ke-3 yang Berbunyi “Persatuan Indonesia”

Contoh hidup rukun ditengah masyarakat desa dan kota:

  • Berbagi makanan sesama tetangga
  • Membantu tetangga yang kesulitan
  • Tidak merugikan tetangga.
  • Tidak mengganggu tetangga.
  • Menjenguk tetangga yang sakit.
  • Ikut bergotong royong di lingkungan Rukun Tetangga/Rukun Warga
  • Menghormati berbeda agama dan suku

Jadi dalam membangun sebuah kerukunan dalam bertetannga memiliki hasil yang indah,serta dapat mengamalkan sila ke-3 tentang persatuan,memberikan rasa aman terhadap sesama,menghargai satu sama lainnya,mengenal lebih jauh tetang arti komunikasi bersama tetangga. Tak lupa memberikan sebuah pengkuan penghormatan dalam menghargai dalam masyarakat Indonesia.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top