Connect with us

KARTINI PENDIDIKAN “BELAJAR BERSAMA ANAK RIMBA”

Uncategorized

KARTINI PENDIDIKAN “BELAJAR BERSAMA ANAK RIMBA”

Semarang, 4 Mei 2021 Duta Damai Dunia Maya Jawa Tengah melaksanakan Webinar untuk memperingati Hari Pendidikan. Pada acara tersebut, Duta Damai Dunia Maya Jawa tengah mengusung tema Kartini-kartini Pendidikan. Dimana, selaku pembicara adalah Butet Manurung selaku founder Sokola Rimba dan Nur Fitria Fatimah selaku kepala Sekolah Muda di Surakarta.

Tetapi sangat disayangkan Nur Fitria Fatimah selaku pembicara berhalangan untuk hadir. Walapun demikian, rupanya antusiasme dari peserta sama sekali tidak surut. Itu terlihat dari pertama acara dimulai hingga acara berakhir semangat bertanya para peserta semakin tinggi. Peserta juga sangat majemuk, lebih dari 131 peserta mengikuti kegiatan webinar ini yang tersebar dari paling barat Indonesia adalah Batam hingga paling timur Indonesia yaitu dari Papua Barat.

Sebelum memasuki acara inti, perwakilan dari Badan Nasional Penangguangan Terorisme Republi Indonesia (BNPT-RI)  yaitu Irfanditya Wisnu Wardana selaku Koordiator Duta Damai Nasionnal menyampaikan sambutan mewakili Kolonel Pas. Drs Sujadmiko Kasubdit Kontra Propaganda BNPT. Tidak hanya itu Irfan juga memperkenalkan secara singkat tentang profile Duta Damai Relawan Penggeak Perdamaian yang tersebar di 13 provinsi dan menyampaikan apresiasinya kepada Duta Damai Dunia Maya Regional Jawa Tengah yang sudah menyelenggarakan acara ini.

Beliau juga berpesan tentang pentingnya generasi muda untukpeduli dan ikut andil dalam menyelesaikan persoalan bangsa,  memelihara kebergaman serta toleransi yang menjadi salah satu tujuan dibentuknya Duta Damai Dunia Maya. Dimana, kita semua harus tahu bahwa media sosial menjadi bagian dari ladang subur bagi mereka yang ingin memecah belah bangsa.

Acara selanjutnya yaitu acara inti, dimana Butet Manurung selaku pembicara menjelaskan pengalaman beliau ketika mengajar dipedalaman Indonesia. Beliau menyampaikan banyak hal, terutama mengenai pandangan masyarakat adat kepada masyarakat yang bukan adat. “Masyarakat Adat menganggap masyarakat bukan adat sangat kasihan. Karena hidup dirumah dengan sekat-sekat tembok, tidak seperti masyarakat adat yang rumahnya sangat luas,” ucapnya.

Butet Manurung secara tidak langsung membawa peserta Webinar untuk ikut hadir ke dalam ruang lingkup dan perspektive masyarakat adat. Kemudian membuat para peserta kagum mengenai adat istiadat yang rupanya jauh dari kata tertinggal. Masyarakat adat tahu banyak obat-obatan, bahkan mereka juga tahu mengenai penyakit menular, mengetahui bagaiaman cara bertahan hidup, mebaca kondisi alam hingga strategi pendidikan yang kontekstual sesuai geografis.

 

Karena pada hakikatnya pendidikan ialah menjawab permasalahan yang terjadi  di lingkungan terdekat kita dan dapat memberikan solusi secara akademis, logis dan berdasarkan hukum yang berlaku. Oleh karena itu murid dari Sokola Rimba Institude juga dibekali dngan kemampuan advokasi supaya ketika ada pihak-pihak yang ingin mengambil hak masyarakat adat rimba mereka mampu menghadapi dan menyelesaikannya secara tepat.

“Masyarakat adat memiliki kebiasaan unik ketika menghadapi orang asing. Mereka itu sudah terbiasa menjaga jarak sampai 50 meter hingga memperhatikan secara benar-benar orang asing selama beberapa hari, biasanya dua hari, dan. Mereka juga tahu mengenai virus corona ini dan jika ada orang asing atau sebagian dari mereka pergi keluar wilayah hutan rimba, maka yang kembali akan dikarantina selama dua minggu sesuai anjuran pemerintah dan sangat efektif sekali karantina mereka itu,” tutur Butet Manurung.

Di penghujung acara Butet berpesan agara generasi muda harus mampu menjadi duta keberagaman dan duta kebudayaan dari daerahnya masing-masing. Mampulah untuk memanusiakan manusia karena harkat, martabat dan derajat manusia adalah sama sejar. Oleh karena itu jangan mendiskriminasi orang atau sekelompok orang yang memiliki latar belakang berbeda apalagi takaran kebahagiaan setiap orang tidak bisa disamaratakan degan penggaris orang lain. Yoga P/Raundoh Tul Jannah (R.T.J.)

 

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top