Dua hari yang lalu saya telah menulis tentang Film Pendek Tilik, Gambaran Terpinggirnya Orang Positivistik. Dalam tulisan itu, saya coba menggambarkan bagaimana Yu Ning, salah satu tokoh dalam film ini sangat terpinggirkan. Padahal semangat berbaik sangka ini sangat baik dalam beberapa hal. Setelah menuliskan tulisan tersebut, saya kepikiran apa saja yang dapat dipelajari dalam film...
Flash News:
Rumus Fisika Yang Sering Dijadikan Sindiran Ternyata Maknanya Positif Banget
Pemilu sudah Usai, Mari Rajut Perdamaian
Seminar Public Speaking; Duta Damai Jawa Tengah Kolaborasi Dengan Himasif Polifurneka Kendal
Srawung Sedulur Duta Damai BNPT dengan Sedulur Sikep Pati
Silaturahmi BNPT RI Bersama FKPT Jawa Tengah, Duta Damai Jawa Tengah & Duta Damai Santri Jawa Tengah
KELUARGA WINONA ARAMINTA YANG VIRAL KARENA KONTEN LUCUNYA MEMPUNYAI PAPA & MAMA YANG BERBEDA AGAMA
HAUL GUSDUR KE-14, GUSDURIAN PEKALONGAN ADAKAN BINCANG DEMOKRASI
Meniti Pemilu Damai dengan Harapan tanpa luka
DDJateng Goes To School SMP N 3 Bae
Satu Kepedulian, Satu Pemberian, Untuk Sejuta Kebaikan Damai untuk Difabel: Bunda Novi Figur Kartini Masa Kini
Mengenal Bhe Kun dalam Perayaan Yang Suci Sam Poo Tay Djien ke 168 Tahun
Internalisasi Nilai Karakter Profil Pelajar Pancasila Dimensi Berkebhinekaan Global: Melukis dengan Berbagai Warna dalam Kehidupan
Duta Damai BNPT RI Jawa Tengah Berbagi Kasih Hari Natal di Gereja Katedral Semarang
5 Film Indonesia yang Satukan Perbedaan, Ajarkan Toleransi Beragama
Rancangan Robot Berbahasa Daerah: Sebagai Salah Satu Upaya Pelestarian Bahasa Daerah
Swamedikasi, Pengobatan Secara Mandiri dengan Benar dan Tepat
Weh-Wehan, Tradisi Asli Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kendal
Rasa Syukur dan Cinta Tanah Air pada Kirab Budaya Hasil Bumi Masyarakat Desa Beluk, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang
Rekomendasi Bacaan Untuk Kesehatan Mental Anak Muda
Home » Tilik
Tag: Tilik
Post
Post
Film Pendek Tilik, Gambaran Terpinggirnya Orang Positivistik
Lini media sosial twitter tiba-tiba ramai membahas seorang tokoh bernama Bu Tejo. Banyak kemudian akun-akun twitter mendaku bahwa Bu Tejo adalah representasi masyarakat dunia maya atau netizen Indonesia masa kini. Ada yang bilang apa yang diomongkan sangat pedas dan nyelekit. Sebuah penggambaran bagaimana mulut tetangga itu lebih pedas dari sambal Warung SS. Penulis pun penasaran,...