PendidikanSosbudViral

Mengisi Kemerdekaan

Sahabat Duta Damai, jika berbicara mengenai merdeka. Maka, ungkapan itu tidak hanya berhenti sampai dikata itu, tetapi juga berlanjut dikata merdeka dan apa setelahnya. Karena, kemerdekaan tidak hanya berlaku pada saat memproklamasikan, tetapi kemerdekaan bersifat menjalar ke depan tanpa melihat kondisi jaman.

Hal yang tidak kalah menarik dari kata kemerdekaan adalah kata setelah itu, yaitu apa yang akan dilakukan setelah merdeka? Ya, setelah merdeka, apa yang akan dilakukan untuk mengisi kemerdekaan?

Semua orang mempunyai pandangan bulat dalam mengisi kemerdekaan untuk menjadi produktif dalam hal-hal positif. Jika teman-teman adalah penulis, maka isi kemerdekaan dengan tulisan-tulisan positif. Jika teman-teman adalah seorang videographer, maka buat konten-konten yang tentunya juga positif. Dan banyak hal yang dapat teman-teman lakukan sesuai degan minat ataupun bakat teman-teman.

Tetapi sayangnya, ternyata ada juga segilintir manusia yang mengisi kemerdekaan dengan cara mengkritik orang yang sedang mengisi kemerdekaan. Ia sangat minim akan karya, hanya mempunyai banyak sekali kata-kata dan diksi yang indah guna untuk mengkritik lawan bicaranya.

Hal itu membuat banyak putra-putri terbaik ibu pertiwi akhirnya mengabdi di negara lain karena di negara sendiri tidak dihargai, bahkan dicerca. Apakah mereka tidak mau mengabdi kepada bangsanya? Jawabannya adalah mereka sangat mau.

Jangan-jangan, kita merupakan penyebab putra-putri terbaik bangsa berkarya di negeri asing. Atau mungkin, kita terlalu sibuk mengkritik pembesar-pembesar kita sehingga lupa untuk mengkritik diri kita sendiri. Kita terlalu sering mengkritik teman-teman kita yang sedang berkarya, sehingga kita tidak ada waktu untuk berkarya. Kita terlalu peduli, terlalu tahu, sehingga banyak hal sepertinya akan selesai jika dibenahi hanya dengan kata-kata. Sehingga, berlomba-lomba untuk menang dalam benarasi lebih popular daripada belomba-lomba untuk berkarya.

Penulis mengajak kita semua, untuk saling belajar memperhatikan diri kita sebelum memperhatikan orang lain. Menjadikan ekosistem di Indonesia menjadi ekosistem yang sangat mendukung penduduknya untuk terus berkarya guna mengisi kemerdekaan, dan bukan sebaliknya.

Terancamnya Eksistensi Tembang Dolanan di Era Milenial

Previous article

FIS UNNES Selenggarakan Kuliah Umum KeIndonesiaan Untuk Penguatan Cinta Tanah Air

Next article

Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *