free page hit counter
Stop Stunting, Demi Generasi Emas

A. APA SIH STUNTING ITU???

Stunting adalah gagal tumbuh akibat kurangnya asupan gizi,di mana dalam jangka waktu pendek dapat menyebabkan terganggunya perkembangan otak,metabolisme, dan pertumbuhan fisik pada anak. Menurut bkkbn: kekurangan gizi pada bayi di 1000 hari pertama kehidupan (HPK) yang berlangsung lama dan menyebabkan terhambatnya perkembangan otak dan tumbuh kembang anak. Menurut WHO: gangguan tumbuh kembang anak yang disebabkan kekurangan asupan gizi,terserang infeksi,maupun stimulasi yang kurang memadai.

B. Indikator stunting apa saja?

Seperti berat badan maupun tinggi badan namun hal tersebut harus dilihat dan dibandingkan dengan umur anak tersebut.

C. Kategori stunting:

Anak balita dengan nilai z-scorenya kurang dari -2.00 SD/standart deviasi (stunted) dan kurang dari  -3.00 SD (severely stunted),(kemenkes).

D. Bagaimana sih cara mengetahui anak stunting?

Hal yang harus dilakukan adalah dengan mengurangi tinggi anak dengan angka 2 sesuai dengan standart deviasi dari kurva pertumbuhan anak menurut WHO.

E. Dampak stunting:

  1. Tinggi badan dibawah rata rata anak sebaya.
  2. Menggangu metabolisme,pertumbuhan dan massa otot.
  3. Tingkat kecerdasan dan intelektual rendah dibandingkan anak sebaya.
  4. Mudah terserang penyakit degenerative ( penyakit yang muncul karena pertambahan usia)
  5. Rentan mengidap diabetes melitus,dan obesitas ketika dewasa.

F. Bagaimana sih cara mencegah stunting?

  1. Sanitasi : air bersih,jamban dan cuci tangan.
  2. Pola asuh: Asi,Mpasi,Imumiasi,Pemantauan Tumbuh Kembang.
  3. Pola makan: mengatur pola makan sesuai dengan pedoman gizi seimbang (PGS).
  4. Pemenuhan nutrisi dalam 1000 hari pertama kehidupan (HPK).
  5. Imuniasasi
  6. Mengetahui tentang kesehatan reproduksi,persalinan dan pentingnya melakukan inisiasi menyusu dini (IMD).

G. Faktor penyebab stunting :

  1. Faktor ekonomi
  2. Faktor pengasuhan yang tiak baik
  3. Terbatasnya layanan kesehatan
  4. Kurangnya akses makanan bergizi
  5. Kurangnya air bersih dan sanitasi

H. Contoh upaya Indonesia dalam mengurangi stunting:

  1. Jawa tengah sekitar 508.618 kasus oleh sebab itu semarang menerapkan sistem SI BENING (semua ikut bergerak bersama menangani stunting).
  2. Jawa barat sekitar 971.792 kasus oleh sebab itu dibuatlah JABAR ZERO NEW STUNTING untuk mengurangi atau menghilangkan angka stunting pada anak di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published.